Rabu, 23 Oktober 2013

Aku BGT :-D

Wanita yang biasanya lebih cepat berjodoh adalah yang sederhana, jujur, apa adanya, dan periang.

Dia
tidak menuntut kekayaan, tapi laki-laki yang mendekatinya memiliki rencana yang jelas untuk menyejahterakannya.

Dia menikahi laki-laki yang
baik hatinya, bukan yang berusaha memikatnya dengan harta.

Wanita yang menikahi laki-laki yang baik, akan lebih berbahagia daripada yang menikah karena harta, betapa pun banyaknya.

-Mario Teguh-

Senin, 14 Oktober 2013

Mitos about Mahasiswa FE !

1.      Orangnya BORJU!
Hasil dari pengamatanku di beberapa universitas, seperti UGM, UI, UII. Fakultas Ekonomi disana termasuk fakultas yang terpandang “wow”. Mahasiswanya banyak yang ber-mobil, gaya hidupnya mewah, tempat tongkrongannya elite, dll. Aku pun merasakannya di kampusku sendiri, di kelas, bahkan di kost.

2.      Yang cowok CAKEP, yang cewek CANTIK!
Haha yang satu ini sebenernya relative sih. Kalo menurutku anak FE itu cakep dan cantik karena style mereka yang rapi dan stylish, jadi kelihatan berwibawa dan menampakkan aura calon orang sukses gitu.. Asek B-)

3.      Cari kerjaan gampang!
Nah yang satu ini benar-benar jadi iming-iming yang menggiurkan. Sejak jaman baheula bapak selalu bilang sama aku kalo lulusan ekonomi itu pasti dibutuhkan dimana saja. Tapi pak masalahnya seluruh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, baik yang belum terakreditasi maupun yang udah, pasti ada fakultas ekonominya. Belum lagi ditambah sekolah tinggi ekonomi. Beuhh.. apalagi bapak sangat menginginkan aku bekerja di bank..teko sebut merk wae yak.. that's BI! Ato nggak OJK! Okeh, aku nggak mau munafik, tapi kayaknya…mungkin…sepertinya…aku bakal mengusahakannya, tapi aku tidak akan lupa bahwa tujuan utamaku adalah menjadi dosen praktisi program diploma… J

4.      Duitnya banyak!
Nah ini nihh.. pas dosenku bilang inih.. seisi kelas langsung pada triak “Aamiinn” buantere poll..ngalahin mitos-mitos yang sebelumnya lah pokoknya. Maksudnya duitnya banyak itu penghasilannya nanti kalau udah berkecimpung di dunia pekerjaan, soalnya kebanyakan lulusan FE orientasinya bekerja di perusahaan atau instansi besar, baik swasta maupun negeri. Hmm, ya gimana lagi, jaman sekarang kalo gak kaya gak bisa hidup enak. Bener gak?! wkwk

Minggu, 13 Oktober 2013

My beloved.... My hero.... :)



Tebakk ini fotonya siapa??? Cakep kan? Yang jelas bukan pacarku.. Eh tapi kalo ditanya laki-laki idaman, setidaknya minimal dia harus seperti sosok laki-laki yang ada di foto ini. haha.. Laki-laki di gambar itu adalah bapakku waktu masih muda, kayaknya sih pas mahasiswa. Ternyata beliau dulu ganteng juga ya. Keliatan juga dari wajahnya kalau beliau bakal jadi orang sukses, ya Alhamdulillah selang beberapa tahun setelah foto ini diambil beliau mampu mencapai karier yang gemilang. Bapakku adalah orang yang sangat disiplin, menjaga amanah, dan tegas. Ibukku beruntung banget dapet suami kayak bapakku. Semoga kelak aku akan mendapatkan suami seperti bapakku. Allahumma aamiin :)




Kisah Dua Bersaudara


Dua dari tiga diantaranya kini beranjak dewasa
Gejolak jiwanya cenderung labil
Saat emosi memuncak ia tak kuasa menahan
Saat cinta datang ia tak kuasa menepis
Saat semangat berluap-luap ia miliki sebongkah asa
dan menjadi harapan orangtuanya

Yang pertama, dialah yang tercantik
Dia menjadi harapan pertama kedua orangtuanya.
Demi mengejar mimpinya ia harus berpisah
dari keluarganya

Yang kedua, dialah yang terunik
Tidak banyak yang diharapkan darinya
Tapi semua perhatian kini tertuju padanya
Dia memang istimewa

Kini kedua bersaudara ini ditinggal pergi orangtuanya
Mereka sontak melakukan aksi-aksi yang tidak biasa namun cenderung buruk
Karena tidak ada lagi yang mengontrol dan memperhatikan
Hasrat akan kebebasan pun menyesatkan mereka

Si pertama yang mulai terpengaruh dengan dunia barunya
Menjadi pribadi yang konsumtif
Dan tidak dapat menahan nafsu dunianya.

Sedangkan si kedua, dia mulai bertindak anarki
Lisannya tidak lagi tertata baik dan membuat sakit
Siapapun yang mendengarnya.

Miris memang keduanya kini
Membuat kalang kabut orang-orang di sekitarnya
Hanya kekhawatiran yang terus membelenggu
Berharap kedua orangtuanya segera datang
Dan semua akan kembali seperti semula
Hingga datang waktunya keadaan yang

Baik-baik saja.  

Senin, 30 September 2013

Mantan Harapan

 Waktu berlalu, aku memulai hariku yang baru
Izinkan aku mengingat beberapa masa yang lalu
Aku yang dulu begitu mengharapkannya
Selalu memunculkan wujudnya di setiap detik dalam pikiranku
Selalu terangkai dalam doa bahwa dialah tujuan terbesarku saat itu
Demi masa depanku, orang tuaku, dan orang-orang yang mencintaiku.

Tapi apabila kamu bukan yang terbaik untukku
Aku akan belajar untuk melepaskanmu
Walau terkadang hatiku letih merasakan cemburu
dengan oranglain yang berhasil memilikimu.

Akan aku buktikan bahwa aku bisa
Menjadi yang terbaik tanpa harus
Memilikimu.

Senin, 09 September 2013

you've been ever with her


you've been hers
you've been say love directly to her
you've been spend the saturday night with her
you've been bring and pick her up to go to everywhere
you've been meet her parents
you've been play together with her brother
you've been wipe her tears
you've been hug her tightly
you've been hold her arms strongly
you've been loving her with all your heart
you've been making her the queen in your soul
you've been choose her as your last port
you've been give her all your sincerity
you've been tell about her to your daddy
you've been bring her in front of your friends
you've been use the couple clothes with her
you've been give her request, a beautiful rose
you've been allow your jacket for her
you've been buy some food when her didn't eat yet
you've been miss her so much when you feeling alone
you've been ask her to forgive you
you've been spend more a hundred day with her


yeah that's all I know.

Senin, 19 Agustus 2013

My new life, my spirit!

            Bismillahirrohmanirrohim... dengan niat ikhlas lillahita’ala aku berangkat menuntut ilmu di kota seberang. Sebuah kota yang katanya "the spirit of Java". Jaraknya tidak terlalu jauh sebenarnya. Hanya saja waktu yang akan kutempuh dan perjuangan yang nantinya kuhadapi agak sedikit berbeda dari kehidupanku sebelumnya, cukup membuatku terasa berat. Semoga hanya terasa di awalnya saja.
             Aku diantar keluargaku pindahan ke kost yang bernama wisma Fatimah, yang letaknya di dekat gerbang belakang kampus UNS. Aku membawa segala perlengkapan kehidupan sehari-hari, termasuk buku-buku mata kuliah Manajemen Ekonomi, dan sebuah sepeda motor. Sesampainya di kost pukul 10.15, aku langsung beres-beres dibantu ibu dan mbahku yang menyusul datang dari Tawangmangu. Bapak dan adik-adikku mengisi bensin penuh dan mencuci motorku. Mereka semua sangat antusias dengan kepindahanku. Semua kebutuhanku dipenuhi, tidak ada satupun yang kurang. Alhamdulillah, Allah telah memudahkan urusan kepindahanku.
         Seusai beres-beres, aku mengantar bapak, ibu, dan dua adikku ke stasiun Solo Balapan. Mereka akan kembali ke Jogja naik kereta prameks pukul 13.00. Oh tidak, ini perpisahan. Aku tidak tahu kapan akan pulang ke Jogja. Aku belum tahu jadwal kuliahku yang pasti. Tapi sebisa mungkin aku akan bertahan, banyak ilmu-ilmu baru yang harus aku dapatkan disini. Kuliah dan hidup di Solo bukan cuma formalitas, tapi harus aku jalani dengan sungguh-sungguh. Alasan kesungguhanku nanti akan ku jelaskan di lain episode.
          Aku dan mbahku melanjutkan perjalanan ke rumah pakdeku, kakak dari bapakku, yang letaknya di Karang Pandan, perjalanannya sekitar setengah jam dari Solo. Pakdeku memiliki dua orang anak yang sudah dewasa, yang pertama mas Ardi, lalu adiknya mbak Kiki. Mas Ardi sudah lulus strata 1 sebagai Akuntan dari UII, dan mbak Kiki masih memperjuangkan skripsinya di bidang Teknik Boga UNY. Disana aku mendapat sambutan yang sangat hangat. Aku meminta bantuan mas Ardi dalam masalah ospek dan kuliah karena dia sudah memiliki banyak waktu luang di rumah, sebenarnya dia memiliki bisnis via online, tapi aku tak paham betul bagaimana bisnisnya itu.
          Waktu menunjukkan pukul 18.00. Aku sampai di kost diantar mas Ardi dan bude, bude masuk dan melihat kamar kostku. Walaupun awalnya protes karena lokasi kostku agak menyeramkan dekat kuburan cina yang sangat gelap dan sepi di malam hari, tapi beliau tetap mewanti-wanti aku untuk selalu berhati-hati dan tidak keluar malam.
        Aku bertemu dengan kawan-kawan baruku yang sama-sama muslimah Fakultas Ekonomi UNS. Terdiri dari mahasiswa baru berjumlah 4, yaitu aku, Nida, Ulfa, dan Ditha. Lalu yang senior ada mbak Rona, mbak Selvi, mbak Pita, dan mbak Hilmi. Kita semua berbeda daerah asal. Tapi yang paling dekat denganku adalah Nida, dia berasal dari Wates Kulonprogo.
          Keesokan paginya aku, Nida, dan Ulfa jalan-jalan mengitari kampung. Kita menghapal tempat-tempat penting seperti tempat makan, swalayan, atm, foto copy, laundry, toko jual pulsa, dll. Setelah itu kami membeli makanan di warteg yang paling dekat dengan kost. Setelah ngobrol dengan ibu penjaga warteg, kita baru tau kalau di daerah ini kebanyakan rumah kost untuk putra, bahkan yang paling dekat dengan kostku adalah kost putra khusus mahasiswa fakultas kedokteran. Pantesan kostnya rada elite.
              Sore harinya aku dan Ulfa jalan-jalan ke swalayan Argros, tokonya lumayan besar dan terbilang lengkap. Disana aku melihat beberapa orang berwajah mahasiswa, dan ketika dia membalikkan badannya tertera tulisan “Arsitektur UNS”, ada lagi yang “BEM FKIP UNS”, weessehh rasanya baru setengah sadar bahwa aku ini sudah mahasiswa. Aku tinggal di kawasan yang penuh dengan mahasiswa UNS, aaa..!!!! Ntahlah, ini bakalan asik banget pastinya!
             Kami pun melanjutkan perjalanan ke kampus UNS, rasanya hatiku berdesir.... Inilah hidup baruku, pertama kalinya aku belajar hidup sendiri, dan aku akan menjalani semua ini sampai 4 tahun ke depan. Aku harus bisa menikmatinya. Di kampus kita hanya keliling, sesekali menemukan kakak senior yang tengah mempersiapkan ekspo UKMnya masing-masing untuk ditampilkan di acara osmaru yang diadakan besok tanggal 20-23 Agustus 2013. Bicara tentang UKM.. jujur, aku ingin sekali masuk di bidang kesenian, lebih tepatnya seni musik atau paduan suara. Aku juga tertarik dengan Marching band. Ah tapi aku malu untuk mengakuinya pada oranglain, apalagi sama bapak. Waduh, arep dadi opo iki cah wedhok melu-melu ngana... wkwk :D
            Yeaah, smoga awal cerita ini semakin menuju pada “Klimaks”nya. Aku akan membangun target demi target. Mendapat beasiswa, menjadi assisten dosen, tampil di acara kesenian (hahaa), lulus dengan pujian, menjadi manager marketing di sebuah instansi, menjadi dosen, dan masih banyak setumpuk asa dan harapan. Untuk masalah cinta, aku menyerahkan semuanya pada Sang Pemilik Cinta. Sekarang belum waktu yang tepat untuk galau karena laki-laki, tapi galau karena pencapaian cita-cita. Semoga aku bisa terus berkomitmen dengan kesendirianku sampai nanti akhirnya aku pantas dipilih oleh laki-laki pilihanku dan Allah. kok yo sempet-sempete nulis cinta, dasar cah enom.

Pokoke my new life, my spirit ^_^

Love you penghuni kost wisma Fatimah!!